USAI HAJATAN MUNCUL CLUSTER COVID-19, SEBUAH DESA LAKUKAN LOCKDOWN MANDIRI

(IndonesiaBangkit.Net, Banjar) – 10 Januari 2021 – RW 11 yang berada di Lingkungan Siluman Kelurahan Purwaharja harus melakukan lockdown lokal setelah 23 orang warga di lingkungan tersebut dinyatakan terkonfirmasi virus COVID-19. Lockdown tersebut untukĀ  pembatasan pergerakan masyarakat baik dari luar maupun dari dalam di lingkungan tersebut khususnya di RW 11.

Juru bicara Tim Gugus tugas percepatan penanganan covid -19 Kota Banjar Agus Nugraha membenarkan tentang penerapan lockdown lokal di Lingkungan Siluman Kelurahan Purwaharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar, Agus mengatakan ada penambahan kasus positif yang cukup signifikan di lingkungan Siluman dari klaster hajatan, sehingga lingkungan tersebut harus lockdown lokal,(10/1/21).

” Sejak hari Sabtu, setelah ada penambahan kasus positif yang dari cluster hajatan cukup signifikan di Lingkungan Siluman langsung mengorganisir lingkungan tersebut.
Dengan lockdown ini warga tidak bisa keluar masuk di lingkungan Siluman tersebut, ” ucapnya. Ditambahkan Agus, klaster hajatan merupakan penyumbang terbanyak kasus positif di Lingkungan Siluman Purwaharja.

” Hajatan yang memicu kerumunan ditambah abai dengan protokol kesehatan sehingga timbul kasus positif yang luar biasa. Padahal kami dari satgas covid tidak memberikan ijin rame-rame apalagi sampai berkerumun. Dan kami konsisten tidak mengeluarkan ijin samasekali, sehingga itu menjadi resiko pribadi, ” imbuhnya.

Selama 14 hari ke depan lingkungan Siluman akan ditutup sementara. Dan Lingkungan Siluman dinyatakan sebagai kampung zona merah. Sementara Tim Satgas Covid-19 Kota Banjar secara berkesinambungan melakukan tracking, swab test dan melakukan sterilisasi dengan melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan tersebut.

Menurut data dari satgas COVID-19 kota Banjar, ada penambahan 17 kasus positif, dan kasus terbanyak masih dari Kelurahan Purwaharja sebanyak 7 kasus, kemudian Kelurahan Banjar 4 kasus, Kelurahan Mekarsari 3 kasus, Kelurahan Hegarsari 2 kasus dan desa Balokang 1 kasus.
Total kasus sampai hari minggu ada 428 kasus, dengan rincian 124 orang terkonfirmasi aktif, 292 dinyatakan sembuh atau selesai isolasi dan 12 orang meninggal dunia. Dari Banjar Jawa barat Indonesia Cucu Agus Lesmana untuk Indonesia Bangkit Network.


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment