WAKIL WALIKOTA HIMBAU MASYARAKAT BANJAR TIDAK MEMBUANG PUNTUNG ROKOK SEMBARANG

(IndonesiaBangkit.Net, Banjar) – 25 September 2019 – Wakil walikota beserta dinas pertanian dan ketahanan pangan kota Banjar (distan)membuka secara resmi kegiatan percepatan olah tanah,tanam padi pada musim kemarau di kelompok tani harapan Mukti ,dusun mukti asih desa Sukamukti kecamatan pataruman,(24/9/2019). Dalam kegiatan itu pula hadir Nazarudin sebagai koordinator bidang pajali wilayah Ciamis,Banjar,Pangandaran.

H Nana Suryana juga menuturkan ini merupakan lahan hutan yang dialih fungsikan menjadi pesawahan dan diharapkan bisa menaikan pendapatan maupun hasil pertanian yang lebih baik lagi. Dengan cara seperti ini banyak juga lahan yang ternyata bisa di manfaatkan setidaknya untuk kontribusi yang sekarang banyak lahan alih fungsi menjadi perumahan-perumahan”,katanya

Wakil walikota Banjar H Nana Suryana menuturkan kegiatan ini diharapkan bisa mendorong program pemerintah dalam ketahanan pangan dan juga mendorong visi misi kota Banjar yang ke 3 meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dalam konteks daya beli masyarakat ,ujarnya

“Kita ketahui masyarakat pedesaan kita mayoritas hampir 70% itu buruh tani dan petani artinya dinas pertanian punya peran penting untuk menaikan kesejahteraan dan pendapatan buat meningkatkan daya beli petani”,katanya. Dalam kegiatan itu pula Nana Suryana menuturkan untuk 11 desa yang kekeringan untuk saat ini belum memasuki fase darurat,Ia juga menuturkan kendalanya saat ini tangki air hanya ada 3 itu pun yang bisa operasional hanya 2.

“Dan di BPBD tidak menyediakan dana untuk pembelian karena air membeli di PDAM dengan harga 23.000 per tangki”,ujarnya. “Akan tetapi di PDAM ada fungsi sosial yang sedang di koordinasikan dan untuk kepentingan masyarakat ini bisa dimasukan fungsi sosial sehingga BPBD tidak membayar”,tuturnya.

Mengenai 11 desa kekeringan tahun depan Nana suryana menekan kan ke BPBD ia tidak mau dengar lagi 11 titik kekeringan tahun ini harus ada yang di selesaikan Misalnya tahun ini untuk membangun sumur artesis atau sumur bor di 2 atau 3 titik sehingga kekeringan tidak repot lagi.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk musim kemarau ini semua stakeholder mulai dari pemerintah kota dan jajaran untuk menggalakan jangan membuang api sembarangan semisal puntung rokok karena pada musim kemarau ini rentan akan adanya kebakaran yang di akibatkan dari keteledoran. (Cucu Agus Lesmana)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment