TRAGIS, MAKAM PAHLAWAN ACEH, PANGLIMA MUDA MUHAMMAD HASAN DIRAMPAS PERUSAHAAN ASING

(IndonesiaBangkit.Net, Aceh Utara) -3 November 2017- Proklamator Kemerdekaan RI, Ir Soekarno pernah memperkenalkan semboyan Jas Merah (Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah). Namun masa kini semboyan tersebut seperti tidak lagi berlaku apabila menengok apa yang terjadi di aceh utara.

Masyarakat dan keturunan panglima muda Muhammad Hasan  di gampong gunci sawang aceh utara menuntut pengembalian lahan yang telah di serobot pihak perusahaan perkebunan asing dimana makam leluhur mereka berada.

Panglima muda muhammad  Hasan adalah salah seorang pahlawan pejuang masa kemerdekaan memimpin perlawanan terhadap pemerintah kolonial Belanda. Mereka sudah melaporkan persoalan ini pada pemerintah setempat namun pihak perkebunan asing tersebut tidak peduli dengan tetap melakukan perambahan hutan dengan menebang pohon pohon dikawasan seluas 3000 ha.

Kepada IndonesiaBangkit.Net Irwan, Cucu pahlawan Tengku Muhammad Hasan Pahlawan ini , tak mampu berbuat banyak hanya berharap pemerintah mengambil langkah. Salah satunya dengan mengembalikan lahan yang telah di rusak ini. Selama ini lahan di pante kareng gunci sawang aceh utara ini, merupakan tempat masyarakat mencari nafkah seperti, mengumpulkan rotan dan buah jernang. “Sekarang kami tidak bisa mendekat lagi kelokasi itu ,itu adalah makam kakek kami” tegas Irwan yang juga merupakan kepala desa blang cut sawang.

Sementara itu kepala dinas perkebunan aceh utara, Kastabuna mengatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan terhadap penetapan lahan hak guna usaha terhadap perusahaan tersebut. Yang memiliki kewenangan adalah Badan Pertanahan Negara di propinsi sedangkan ia hanya manangani lokasi ini setelah pihak perusahaan perkebunan melakukan penanaman, selama ini  yang ia ketahui adalah lahan tersebut dikuasai oleh perusahaan asing tersebut.

“Yang bisa mengeluarkan data itu hanyalah BPN, batas dan lokasinya kita tidak ketahui pasti, karena semuanya itu ada petanya. Baik di perusahaan maupun di pihak BPN. Terkait adanya komplain dari masyarakat, Kastabuna pihaknya belum bisa masuk keranah tersebut namun setelah ada tanaman baru ditangani pihak perkebunan. (Bang Pon)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment