TRADISI UNIK LEBARAN IDUL FITRI, RIBUAN WARGA PADATI PANTAI LAMUNRE

(IndonesiaBangkit.Net, Watubangga) – 22 Juni 2018 – Ribuan masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya yang berada di Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Bombana, dan Kabupaten Konawe, tumpah ruah di sepanjang pantai Lamunre, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, Kamis kemarin 21 Juni 2018.

Mereka merayakan tradisi lebaran ketupat, atau tujuh hari setelah perayaan Idul Fitri, yang sudah berlangsung sejak lama, dan secara turun temurun, bahkan sudah dianggap tradisi setiap tahunnya oleh warga Sulawesi Tenggara, yang berada di sejumlah Kabupaten, kota.

Kepada IndonesiaBangkit, Salah seorang pengunjung asal Kecamatan Toari, Sunardi mengatakan, tradisi lebaran ketupat ini merupakan kegiatan tahunan yang selalu dilakukan oleh hampir seluruh warga se-Sulawesi Tenggara di pantai Lamunre ini.

Kegiatan ini diprakarsai oleh suku jawa yang berada di Desa Ranomentaa dan wowoli Kecamatan Toari, yang hingga kini masih terus berlangsung, dan di rayakan oleh suku lainnya dan masyarakat pada umumnya.

Uniknya, perayaan lebaran ketupat di pantai lamunre, Kabupaten Kolaka, sebelumnya hanya dirayakan oleh masyarakat hanya suku jawa saja yang ada di Sulawesi Tenggara, Namun sejak beberapa tahun terakhir, suku lain yang mendiami daerah tersebut, seperti suku bugis, suku makassar, suku mekongga, suku bali dan moronene, ikut bergabung merayakan lebaran ketupat tersebut.

Di tempat yang sama, dari pihak Kepolisian Polsek Watubangga , IPTU. Muh. Arman mengatakan, sebanyak 15 orang personil Polsek watubangga, disiagakan untuk berlangsungnya kegiatan Lebaran Ketupat, sementara jumlah warga yang berdatangan berbagi Kabupaten, kota, diperkirakan berkisar 3000 orang.

Umumnya, mereka yang datang dipantai lamunre bersama keluarga, tidak hanya berekreasi dengan menyantap bekal yang telah di bawa dari rumah, seperti memakan ketupat dan membakar ikan, namun juga menikmati permandian air laut pantai lamunre.

Selain bersantap bersama keluarga, dan mandi dilaut, tradisi lebaran ketupat juga digunakan, sebagai tempat untuk menjalin dan mempererat hubungan silaturahmi sesama warga se-Sulawesi Tenggara.(BD)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment