TOMMY SOEHARTO : UMAT ISLAM WAJIB BERPOLITIK DAN PILIH PEMIMPIN PEDULI UMAT

(IndonesiaBangkit.Net, Yogyakarta) – 30 Juni 2018 – Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra atau biasa di sapa, Tommy Soeharto, meminta umat Muslim agar perduli dan tidak acuh dengan dunia politik. Hal ini diperlukan agar Indonesia yang mayoritas berpenduduk Muslim tidak dipimpin oleh pemimpin yang tidak peduli dengan umat Muslim

Hal itu disampaikan Tommy Soeharto saat menghadiri pengajian Muhasabah di Pondok Pesantren Ora Aji pimpinan Gus Miftah Habiburrahman di dusun Tundan, Purwomartani, Kalasan Sleman, Sabtu (29/06). Tommy Soeharto sendiri nampak hadir ke ponpes Ora Aji bersama kedua kakaknya, Siti Hediati Hariyadi, Titiek Soeharto dan Siti Hutami Endang atau Mamiek Soeharto beserta sejumlah pengurus Partai Berkarya baik pusat maupun daerah.

“Umat Islam harua peduli dengan politik. Kalau tidak kita akan dipimpin oleh pemimpin yang tidak perduli dengan Islam. Karena itu kita harus berjuang dengan konstitusi yang ada. Yakni melalui pemilu,” ujarnya. Dalam kesempatan itu Tommy Soeharto mengaku prihatin dengan kondisi bangsa dan negara saat ini. Ia mengkritisi sejumlah hal, mulai dari naiknya berbagai harga kebutuhan pokok, membengkaknya hutang negara, semakin hilangnya petani, korupsi yang merajalela hingga reformasi yang belum membawa kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

“Saya prihatin dengan kondisi bangsa kita saat ini. Karena itu saya ingin mengajak kita untuk bersama-sama memperbaiki kondisi ini. Yakni dengan cara konstitusional melalui pemilu,” ujarnya. Sementara itu Pimpinan Ponpes Ora Aji Gus Miftah, mengatakan rusaknya negara disebabkan karena banyaknya pemimpin yang rusak. Sedangkan rusaknya para pemimpin disebabkan karena banyaknya ulama yang rusak. Sementara rusaknya ulama terjadi karena mereka terlalu cinta akan jabatan dan harta.

“Hidup itu ibarat membuat sebuah cerita. Dan waktu untuk membuat cerita itu sangat singkat. Karena itu kita harus bisa meningalkan cerita yang baik selama hidup. Pak Harto meninggalkan cerita dengan hasil pembangunannya. Maka pertanyaanya, cerita apa yang kita tinggakan untuk anak cucu kita,” ujarnya. (Raya Sanjiwani)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment