(IndonesiaBangkit.Net, Mimika) Rabu 18 Oktober 2018, terjadi kebocoran gas beracun di tambang bawah tanah milik PT Freeport Indonesia. Wilayah yang mengalami kebocoran gas terjadi di Under Ground Area 2640 X-Cut 21 Biggosan dan menelan korban pekerja 3 orang.

Satu orang pekerja dilaporkan meninggal dunia (Hendrik Monardi) serta dua lainnya (Nofi Rizal Fachrudhin dan Sri Giri Dino Haryanto) kritis. Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengkonfirmasi hal ini kepada tim IndonesiaBangkit.Net saya meminta kejelasan informasi ini.

Untuk menghindari kemungkinan pekerja lain yang jatuh menjadi korban, Area Biggosan Level 2640 ditutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Pihak berwenang juga akan melakukan serangkaian tes uji kada udara di lokasi kejadian. Menurut informasi awal, kadar gas CO dilokasi sebesar 1500 PPM atau melebihi ambang batas aman yakni 25 PPM. (DTM)


Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment