TERMINAL TERLUAS SEJABODETABEK DIRESMIKAN WALIKOTA DEPOK HARI INI

(Indonesia Bangkit.Net, Depok) – 17 September 2018 – Terminal Jatijajar merupakan terminal Tipe A pada akhir tahun ini akan dioperasikan setelah infrastruktur jembatan terbangun untuk pintu keluar terminal. Hal ini diungkapkan, Kepala Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihantono. Terminal Jatijajar ini diakui baru tahapan operasional ujicoba dan rencananya

“Akhir tahun ini jembatan kita rampungkan dulu. Terminal Jatijajar baru masuk tahapan ujicoba dan terus dilakukan evaluasi,” kata Bambang, di Terminal Jatijajar, Senin (17/09). Evaluasi ujicoba Terminal Jatijajar  dilakukan hingga akhir tahun ini. Dalam evaluasi yang dilakukan BPTJ untuk mengetahui kekurangan fasilitas  infrastruktur dan pelayanan di Terminal Jatijajar. Sehingga kedepan Terminal Jatijajar ini masuk katagori terminal Transit Orinted Development (TOD).

“Ini kan baru operasional  ujicoba dulu. Terminal Jatijajar dioperasikan bentuk dari sinergitas pemerintah pusat dan daerah,” ujar Bambang. Menurutnya terminal yang tipe A yang masuk di kawasan Jabodetabek dikelola oleh Pemerintah Pusat yakni BPTJ ini termasuk Terminal Jatijajar masuk katagori terminal tipe A dan terluas sejabodetabek dengan luas 10.5 H.

“Ada sebanyak 47 TOD, bukan hanya terminal saja, tapi di luar terminal. Tapi khusus ada empat  terminal yang sudah masuk termasuk Terminal Jatijajat masuk katagori TOD,” kata Bambang.  Disisi lain.Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan, ujicoba operasional Terminal Jatijajar diresmikan pada saat Hari Perhubungan. Diharapkan, kedepan terminal ini bisa menjadi tempat transit angkutan antar provinsi yang aman dan nyaman bagi penumpang bus. “Semua pol bus yang ada di Jalan Raya Bogor dan Depok sudah harus masuk Terminal Jatijajar,” ucap Idris.

Terminal tipe A ini diwajibkan bagi para pool bus dan agen bus antar provinsi dan kota untuk masuk ke Terminal Jatijajar. Jika tidak akan dikenakan sanksi kepada perusahaan bus yang tidak mematuhi aturan ini. Namun,  untuk akses angkutan umum dalam wilayah Depok ada kendaraan 06 masuk ke dalam terminal. “Wajib masuk Terminal Jatijajar, kalau tidak dikenakan sanksi ,” tegasnya.

Kapasitas terminal tipe A bisa menampung 250 bus. Kedepan jika sudah beroperasi terminal ini akan dikelola oleh BPTJ dan Pemerintah Kota Depok. Pengelolaan Pemerintah Kota Depok dalam segi pembangunan infrastruktur tempat para pelaku usaha kecil menengah (UMKM).

Kadishub Depok Dadang Wihana mengatakan, terminal ini sudah serah terima antara Pemkot Depok dan BPTJ. “Untuk pengelolaan antara Pemkot Depok dan pusat,” kata Dadang. dirinya mengklaim, semua agen bus sebanyak 40 dan pol bis sudah diintruksikan untuk masuk ke dalam Terminal Jatijajar. (Paru)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment