TAK MAMPU BAYAR BIAYA PENGOBATAN ANAK, ADI HIDAYAT PEROLEH BANTUAN PETUGAS SATLANTAS POLRES PURWOREJO

(IndonesiaBangkit.Net, Purworejo) – 9 Maret 2020 – Seorang ayah di Purworejo Jawa Tengah, Adi Hidayat, rela berjalan puluhan kilometer memohon sumbangan bagi biaya pengobatan anaknya dirumah sakit. Warga Desa Cengkawakrejo, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo sendiri sedang alami kesulitan perekenomian.

Adi Hidayat tak mampu membayar biaya rumah sakit putrinya, Nur Aulia Ramadhani yang berusia (9 bulan) yang dirawat di RS PKU Amanah Umat di wilayah purworejo jawa tengah. Karenanya Adi rela berjalan kaki hingga puluhan kilo berharap belas kasih dermawan yang akan membantu nya.

Sambil berjalan di tengah guyuran hujan lebat di malam hari hingga melewati satlantas polres Purworejo, ia membawa 2 buah kardus,yang masing-masing 1 bertuliskan “MOHON SUMBANGAN BAPAK IBU DAN SAUDARA-SAUDARA , SAYA SEDANG MENCARI DANA UNTUK MENGELUARKAN ANAK SAYA DARI RUMAH SAKIT”.

“Anak saya dirawat karena sakit panas tinggi, diare dan sempat stip-stip.saya coba telepon sang suami berulang kali kok tidak diangkat. Saya khawatir, ternyata dia berjalan kaki mencari bantuan,” terang Suprapti matanya berkaca-kaca saat menceritakan kejadian itu kepada Indonesia Bangkit Network.

Dia menjelaskan, memang saat itu mereka sama sekali tak memiliki uang untuk membayar biaya perawatan putrinya. Pasutri yang baru dua bulan pindah dari Jakarta ini, juga belum bisa mengurus surat-surat, sehingga tidak bisa mendapat bantuan pemerintah.

Keesokan harinya, Suprapti didatangi oleh dua orang pria yang berpotongan seperti polisi. Dia yang saat itu, masih di rumah sakit mengira terjadi apa-apa dengan suaminya. “Ternyata dua bapak-bapak itu memberikan bantuan sejumlah uang kepada kami. Mereka tidak bilang siapa namanya, hanya bilang ini ada titipan dari komandan kami. Habis itu mereka pergi,” jelas Prapti.

Dia mengatakan sangat ingin bertemu dengan pahlawan yang membantunya itu. Setelah ditelusuri, ternyata kedua orang yang ke RS tersebut adalah utusan dari Bripka Boby yang bertugas di Satlantas Polres Purworejo yang saat ini dipimpin oleh AKP Dany Kurniawan. Saat ditemui sore ini, dia mengiyakan jika dirinya yang membantu. “Sesuai dengan arahan pimpinan, tugas polisi sesuai promoter Kapolri polisi harus melayani masyarakat dengan baik. Bantuan itu merupakan wujud pelayanan dari kami,” ujar Boby singkat.

Boby juga menjawab bersedia jika keluarga Aulia ingin bertemu dengannya.
Maka ke’esokan hari nya senin 9 maret 2020,sekitar jam 8:30 wib pasutri tersebut mendatangi kantor satlantas polres purworejo untuk mencari sang polisi penolong anaknya yang telah di bantu.maka setelah bertemu dengan sang polisi bernama Bripka Boby Pangestu yang bertugas di satlantas polres purworejo dengan di dampingi oleh Iptu Kuat selaku pimpinan sementara mewakili kasatlantas Akp Dani Kurniawan, beliau tidak bisa menemui dikarenakan sedang ada tugas di semarang.

Pasutri dari orang tua nur aulia rahmadani merasa sangat terharu hingga sempat menangis dengan di peluk oleh Bripka boby pangestu. Harapan bripka bobby bahwa tugas kepolisian,khususnya satuan lalulintas tidak hanya mengatur lalu lintas,tapi juga harus berjiwa dan hati yang peka dalam kondisi masyarakat di sekitar kita. (Suryanedi)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment