SYAWALAN WARGA PEDUKUHAN SEDAN MOMENTUM JAGA SILATURAHMI WARGA

(IndonesiaBangkit.Net, Sleman) – 8 Juli 2018 – Momentum Hari Raya Idul Fitri selalu dinantikan bagi setiap umat muslim, terlebih bagi setiap orang yang lama tidak bertemu untuk silaturahmi dengan sanak saudara dan handai taulan. Hal menarik dan selalu dinantikan adalah tradisi syawalan atau halal bi halal yang dilakukan warga Pedukuhan Sedan, Kelurahan Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY.

Kepala Dusun Sedan, Miyarno (45) mengatakan tradisi Syawalan ini sudah berlangsung sejak gedung serba guna ini didirikan dan dilakukan biasanya jelang akhir bulan syawal. “Kegiatan syawalan atau halal bi halal ini sebagai upaya mempersatukan seluruh warga Pedukuhan Sedan baik muslim maupun non muslim sebagai upaya saling maaf memaafkan di bulan yang fitri ini, ” ujar Miyarno Sabtu malam (7/7).

Sebelum moment halal bi halal acara diawali dengan ikrar saling memaafkan oleh Ketua Organisasi Pemuda Sedan (OPSED) Adi Kurniawan dan disambut oleh tokoh masyarakat Pedukuhan Sedan, Harsoyo, yang juga mantan Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Dan diisi dengan pemutaran video kegiatan warga Pedukuhan Sedan. Syawalan tahun 1439 H ini diikuti lebih dari 400 orang, terdiri dari orangtua, muda mudi dan anak-anak. Panjang antrian warga yang ikut tradisi syawalan mengular hingga memenuhi ruang dalam gedung serba guna Dusun Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, DIY.

Miyarno menambahkan seluruh umat islam di Pedukuhan Sedan secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Pemuda Pemudi Sedan yang tergabung dalam OPSED dan para pengusaha yang ada dilingkungan Pedukuhan Sedan. “Semoga moment syawalan ini menjadikan warga dusun Sedan lebih semangat dalam menjaga kebersamaan, keberagaman dan toleransi terutama menghadapi hari ulang tahun Republik Indonesia bulan Agustus nanti serta tahun politik 2019 mendatang,” ujar Miyarno.

Dalam tradisi syawalan ini seluruh warga Pedukuhan Sedan saling maaf memaafkan tanpa harus memandang pangkat, jabatan, suku, agama dan warna kulit. Serta berharap keharmonisan dan kebersamaan tanpa pamrih akan terus terjaga hingga generasi penerus akan datang di Pedukuhan Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, DIY. Acara silatuhrami dan halal bi halal ini diisi pengajian oleh Ustadz Adi Abdillah, S. IP, Sp. C dari Kalasan, Sleman, DIY. (Raya Sanjiwani)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment