POLEMIK PENETAPAN TAHUN KELAHIRAN ACEH UTARA, BUPATI BERJANJI MEMBUAT KAJIANNYA

(IndonesiaBangkit.Net, Aceh Utara) – 20 September 2018 – Bupati aceh utara Muhammad Thaib menjawab berbagai pertanyaan sejumlah kalangan terkait polemik tahun kelahiran aceh utara 792, yang di peringatkan pada acara pekan kebudayaan pasee di landing lhoksukon aceh utara.

Dalam sambutannya pada kegiatan ini menyatakan masyarakkat tidak perlu bingung karena penetapan ini merupakan kesepakan para tokoh  ulama dan pemerintah serta dprk aceh utara. Namun demikian, pihaknya sedang mengkaji kembali asal muasal tahun 792 yang kini menjadi acuan kelahiran daerah yang pernah dikenal sebagai  penghasil gas alam terbesar di indonesia.

Dalam kanun kabupaten aceh utara no 10 tahun 2017 tentang hari jadi aceh utara, yaitu kembali ketahun kerajaan islam pertama di nusantara pada abad ke 12 tahun 622 h 1226 masehi. Jadi hingga kini telah mencapai usia 792 , meski kanun tersebut telah di setujui  namun cek mad memberikan pendapat, jika aceh utara di ukur dari tahun pasca kemerdekaan indonesia ”Ini hanya saran saja kalau diterima  “ jelas cek mad di depan masyarakat yang mengikuti  pembukaan  pekan kebudayaan pasee di landing lhoksukon aceh utara.

Selain itu dalam kanun no 10 tahun 2017 pasal 4 juga menyebutkan kabupaten aceh utara bergelar  bumoe samudera pasee, sejak beberapa hari terakhir bupati aceh utara selalu di hujani berbagai pertanyaan keras terkait tahun kelahiran aceh utara ,selain itu juga menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. (Bang Pon)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment