POLEMIK LARANGAN CADAR, AKTIVIS HAM YOGYAKARTA BERKIRIM SURAT KE PRESIDEN

(IndonesiaBangkit.Net, Yogyakarta) – 10 Maret 2018 – Polemik soal kebijakan rektor UIN Sunan Kalijaga terkait aturan bercadar bagi para mahasiswa, hingga kini masih berlangsung. Pro-kontra dari berbagai kalangan dengan berbagai sudut pandang masing-masingpun masih terjadi.

Guna mengakhiri polemik surat nomor B-1031/Un.02/R/AK.00.3/02/2018 tersebut dan menghilangkan stigma secara “gebyah uyah” terhadap mahasiswi yang mengenakan cadar, maka, seorang pegiat HAM Yogyakarta dan aktivis di Jogja Police Watch (JPW), mengirim Surat untuk Presiden Jokowi.

Aksi mengirim surat ke Presiden dilakukan akhir pekan lalu tepatnya Jumat, (9/3), di tempat kantor pos UGM. Baharuddin Kamba, Pegiat HAM Yogyakarta dan Aktivis Jogja Police Watch (JPW), mengatakan;
“Agenda mengirim surat kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk turun tangan dengan tanpa melakukan intervensi..”

Bentuk turun tangan yang dapat dilakukan oleh Presiden RI sebagai Kepala Negara dan kepala pemerintahan adalah dengan segera memerintahkan Kementerian Agama dan Kemenristekdikti untuk duduk bersama para ulama MUI, ormas islam, Komnas Perempuan, Komnas HAM dan pimpinan perguruan tinggi terkait untuk dialog dan solusi bersama atas persoalan tersebut. Hal ini penting agar polemik ini tidak berlarut-larut dan segera diselesaikan. Sekian dan terima kasih. (Raya Sanjiwani)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment