PNS KABUPATEN PURWOREJO MASUK BUI AKIBAT KORUPSI DANA PENGADAAN ALAT MUSIK

(IndonesiaBangkit.Net, Purworejo) Р2 Desember 2019 РSeorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Purworejo, Jawa tengah dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemenpora harus berurusan dengan polisi. Keduanya diduga melakukan tindak pidana korupsi dana hibah Kemenpora senilai ratusan juta rupiah. Kedua tersangka yakni Ahmad Alaudin Syarief (52) warga Desa Tamansari, Kecamatan Butuh, Purworejo dan Hermin Narwati (62) Pondok Gede, Bekasi. Saat melakukan tindakan korupsi tersebut, Ahmad Alaudin Syarief berstatus sebagai PNS yang bertugas sebagai Kasi Kemasyarakatan Kecamatan Butuh yang sekarang telah di pecat, sedangkan Hermin Narwati bertindak sebagai PPK Kemenpora.

“Saat melakukan tindakan korupsi tersebut, keduanya masih berstatus sebagai PNS, yang Ahmad kemudian dipecat sedangkan Hermin telah pensiun karena kasus ini sudah berlangsung sejak tahun 2013,” selaku Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Haryo Seto ditemui tim IndonesiaBangkit.Net dalam jumpa pers di kantornya, Senin (2/12/2019).

Dugaan tindak pidana korupsi tersebut bermula ketika Ahmad yang juga Ketua Pengelola Sentra Pemuda Kecamatan Butuh mengajukan proposal kepada Kemenpora terkait kegiatan untuk sarana dan prasarana kepemudaan. Dana pun akhirnya cair sejumlah Rp 350 juta yang dicairkan melalui rekening pengurus dan akhirnya dipindahkan ke rekening pribadi tersangka.

Di sisi lain, Hermin selaku PPK Kemenpora dalam memberikan bansos ke Pengelola Sentra Pemuda Butuh dianggap tidak sesuai dengan prosedur dan menyalahi aturan karena memberikan bantuan kepada pihak yang tidak memenuhi syarat termasuk badan hukum. Akhirnya Hermin pun ikut terseret menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

Berdasarkan fakta hasil penyelidikan berupa alat bukti yang di dapat penyidik,disimpulkan patut diduga keras telah terjadi dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan bansos untuk kegiatan pemberdayaan pemuda yang diterima pengelola sentra pemuda kecamatan butuh kabupaten purworejo yang diduga keras dilakukan oleh ahmad salahudin syarief bersama sama herman maryati memenuhi unsur unsur sebagaimana dimaksud didalam pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 yuri no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,sebagaimana diubah,dengan yuri no 20 tahun 2001 tentang perubahan atas yuri no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo.pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman pidana :
-Pasal 2 paling singkat 4 tahun,paling lama 20 tahun denda min 200 juta maksimal 1 milyar.
-Pasal 3 paling singkat 1 tahun paling lama 20 tahun denda minimal 50 juta maksimal 1 milyar. (Suryanedi)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment