PERJUANGKAN STATUS TENAGA HONORER, FHK2I ULTIMATUM REVISI UU ASN

(IndonesiaBangkit.Net, Purworejo) – 11 Mei 2018 – Rakorda Forum Honorer Katagori 2 Indonesia (FHK2I) Kabupaten Purworejo di Gedung Pertemuan Hotel Plaza Purworejo pada Kamis (10/5) di hadiri Ketua Umum FHK2I Nasional Titik Purwaningsih S.Pd dan didampingi beberapa pengurus FHK2I kabupaten lainya. Pengurus yang hadir antara lain dari Banjarnegara, Magelang dan Cilacap serta Ketua DPC Demokrat Yophy Prabowo SH, Caleg DPR RI Partai Demokrat  Bramantyo Suwondo Mudhiantoro, M.IR  juga anggota DPRD Purworejo Fraksi Demokrat Rujianto.

Ketua FHK2I Kabupaten Purworejo Joko Susilo menyampaikan dalam sambutannya, bahwa Rakorda Kabupaten Purworejo ini mengawali dalam menuju Rakornas. Sebanyak tercatat 839 peserta yang hadir pada Rakorda FHK2I Kabupaten Purworejo kali ini.

Kepada IndonesiaBangkit.Net, Ketua Umum Nasional FHK2I Titik Purwaningsih S .Pd mengatakan bahwa perjuangan selama ini mudah- mudahan segera terwujud. “Ini adalah nasib kalian, jangan titipkan nasib ke orang lain, jangan tergantung perjuangan orang lain dan berjuang itu tidak harus ke Jakarta ,tapi bantulah yang berjuang dengan doa, semangat, suport dengan materi dan sebagainya agar yang berjuang pun tetap semangat,” jelas ketua umum FHK2I.

Kegiatan ini di setiap daerah ingin menunjukan kepada pemerintah bahwa FHK2 itu masih eksis namanya ada dan kerjanya nyata. “Status kita jelas bukan siluman, ketika kita didata kita ini ada tapi status kita tidak jelas, status kita PNS juga bukan,CPPNS juga bukan namun baju kita kok sama dengan PNS. Kemudian pendataan ada, ketika kesejahteraan kita dianggap tidak ada,” keluhnya.

Titik Purwaningsih juga mengatakan, dirinya berada di Purworejo untuk menghadiri acara Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Honorer Kategori 2 Kabupaten Purworejo, di Hotel Plasa. Pihaknya memberi waktu hingga Juli mendatang untuk pemerintah melakukan revisi UU ASN. Pasalnya, UU ASN dinilai menjegal nasib honorer K2 untuk menjadi PNS.

“Kami telah berkali-kali bertemu dengan DPR, DPD bahkan MPR. Semua fraksi telah setuju untuk merevisi UU ASN, tapi justru pemerintah tidak ada itikad baik untuk merevisi,”tandasnya.  Diungkapkan, kini 439.956 tenaga honorer K2 di seluruh Indonesia menunggu keputusan pemerintah. Mereka bahkan banyak yang akan memasuki masa pensiun. Masa pengabdian mereka minimal 14 tahun dan banyak pula yang telah 34 tahun.

Titik Purwaningsih juga minta agar Pemerintah Daerah ikut meringankan beban para tenaga honorer K2 di daerah dengan menaikkan honor mereka. Saat ini honor Honorer K2 di Purworejo hanya Rp 430.000, jauh di bawah UMK.  Honor mereka jauh di bawah upah buruh. Sesungguhnya para honorer K2 termasuk kategori hidup di bawah garis kemiskinan,

Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Yophi Prabowo menegaskan, pihaknya telah berbicara dengan Bupati untuk menaikkan honor tenaga honorer K2. Insyaallah tahun 2019 honor Honorer K2 akan dinaikkan, tapi besarannya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.(Surya Nedi)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment