PEMERINTAH DESA KRANDEGAN GELAR RPOGRAM BANTUAN MERATA DITENGAH PANDEMI COVID 19

(IndonesiaBangkit.Net, Purworejo) – 18 Mei 2020 – Menyikapi adanya Pandemi Covid19 ini, pemerintah memberikan banyak bantuan kepada masyarakat. Selain mereka yang sudah memperoleh Program Keluarga Harapan ( PKH ) dan Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ), pemerintah juga memberikan Bantuan Sosial Tunai berupa uang 600 ribu Rupiah selama tiga bulan bagi keluarga miskin yang mendapatkannya.

Akan tetapi sayangnya, di sana – sini masih dijumpai adanya bantuan yang kurang tepat sasaran akibat data yang kurang valid. Di beberapa tempat, ada kejadian warga yang mampu mendapatkan bantuan, sementara yang miskin justru tidak. Demikian juga ada warga yang sudah meninggal dunia atau pindah, masih tercantum namanya dalam data warga yang memperoleh bantuan. Hal ini tak jarang menimbulkan keresahan bahkan gesekan di masyarakat. Baik gesekan antarmasyarakat, maupun antara masyarakat dengan pemerintah desa selaku ujung tombak pembagian bantuan.

Namun tampaknya, hal ini tidak terjadi di desa Krandegan. Bagi mereka yang tidak mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat, akan diberikan bantuan melalui Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Dana Desa ( DD ) yang diputuskan dalam musyawarah desa. Bukan itu saja, jika ada warga miskin atau terdampak yang masih belum bisa dicover, maka masih akan diberikan bantuan melalui berbagai program sosial lainnya.

Saat tim (indonesiabangkit.network) bertemu dengan Dwianto selaku Kepala Pemerintah Desa Krandegan melakukan berbagai program sosial.Di antaranya adalah yang bernama Meja Anti Lapar, dimana setiap harinya disediakan 200 set menu berbuka yang akan diberikan kepada warga yang membutuhkan. Juga ada Pasar Bergerak, di mana pemerintah desa menjual sembako door to door ke rumah warga dengan harga yang murah, jauh di bawah harga pasar , karena sudah disubsidi. Ada juga program Sedekah Sembako, yaitu pemberian sembako gratis kepada kelompok masyarakat tertentu.

Yang terbaru, Pemerintah Desa Krandegan meluncurkan Program Bantuan Cair Langsung ( BCL ) dan Baju Lebaran untuk Si Kecil. BCL adalah pemberian bantuan kepada keluarga miskin yang belum mendapatkan bantuan apapun, berupa uang tunai 300 ribu Rupiah setiap bulannya. Ada sekitar 60 KK yang menjadi sasaran program BCL ini. Sementara program Baju Lebaran untuk Si Kecil adalah pemberian pakaian untuk anak – anak usia SD ke bawah yang berasal dari keluarga pra sejahtera, agar bisa bahagia menyambut hari lebaran. Ada 75 anak yang mendapatkan program ini.

“Kami berharap dengan adanya sekian program ini, masyarakat bisa terbantu dalam menghadapi dampak adanya pandemi covid19 ini, terutama dalam bidang ekonomi. Kami berusaha agar semua yang membutuhkan bantuan bisa kami layani. Sampai saat ini, Kami sudah mengeluarkan uang lebih dari 100 juta untuk beragam program di atas. Dana ini berasal dari pengelolaan ZISWAF, di luar Dana Desa dan dana dari pemerintah lainnya. Dari Purworejo Jawa Tengah Suryanedi untuk Indonesia Bangkit Network.


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment