PEMBANGUNAN PUSKESMAS MILIAR RUPIAH MOLOR, ANGGOTA DPRD KABUPATEN PURWOREJO GERAM SAAT SIDAK

(IndonesiaBangkit.Net, Purworejo) – 4 Desember 2019 – Pembangunan Puskesmas Grabag senilai Rp 4.138.506.071,36 miliar yang saat ini dikerjakan oleh kontraktor / pelaksana CV. KENZI GIGIH PERKASA yang beralamat : perum bumi cilebut damai blok V Bogor terancam tidak selesai tepat waktu dari yang dijadwalkan batas waktu 165 hari kalender. Hal itu terungkap dalam kegiatan inspeksi mendadak (sidak) oleh rombongan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Purworejo yang membidangi pembangunan yang dipimpin langsung oleh ketua Komisi B,Turyanto, Rabu (4/12).

“Berharap Mudah-mudahan selesai, tapi kayaknya tidak bisa selesai tepat waktu, dikarenakan masih banyak item-item yang belum di rampungkan,dan misal tidak selesai akan bermasalah,ini uang rakyat” kata Turyanto disela-sela sidak. Menurut Turyanto, hal tersebut didasari realita dilapangan yang masih banyak pengerjaan yang belum selesai dan sisa waktu batas pengerjaan kurang.

“Pengawasnya mengatakan bahwa pesimis hasil finising sudah 81 persen, tapi menurut saya baru 70 persen bahkan kurang. Seandainya benar 81 persen juga sudah kritis, batas pengerjaan hanya tinggal batas waktu sampai 19 Desember, ini tinggal menghitung hari. Meski pihak pelaksana meyakinkan bisa selesai.Dari pengakuan pelaksana lapangan seperti itu saat di tinjau di tanyakan langsung secara berhadapan dengan rombongan anggota DPRD kabupaten purworejo.para pekerja terkendala dan yang dihadapi tidak tersediannya material dan sebagian lagi material harus dipesan dulu.

“Nah ini yang tidak bisa saya terima karena apapun yang terjadi kecuali faktor alam semestinya pelaksana harus bisa menyelesaikan pengerjaanya sesuai kontrak yang ditanda tangani,tuturnya turyanto. Pihak pelaksana lapangan berjanji tanggal 16 sudah selesai, misal belum selesai tunggu saja nanti kita sidak lagi,”paparnya.

Turyanto menjelaskan saat di temui tim IndonesiaBangkit.Net Disebutkan, jika sampai batas waktu yang ditentukan belum
selesai maka pihak kontraktor akan dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku. Pengerjaan fasilitas publik, jadi kalau sampai tidak selesai masyarakat lah yang dirugikan, apalagi yang dipakai membangun menggunakan uang rakyat, tidak boleh main-main.(Suryanedi)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment