(IndonesiaBangkit.Net, Wajo) Pasca banjir lumpur yang menerjang tujuh desa dan kelurahan di kecamatan Pitumpanua, para murid dan guru dibantu oleh tim terpadu, tagana, TRC, Damkar, TNI, polri dan warga mulai membersihkan seluruh ruangan sekolah menengah atas negeri dua Pitumpanua, yang ruangannya dipenuhi lumpur setinggi tiga puluh centimeter.

Dengan mempergunakan peralatan seadanya para murid dan guru mulai membersihkan sisa-sisa lumpur yang menggenangi lingkungan SMA Negeri 2 Pitumpanua. Buka hanya pekarangan namun seluruh ruang sekolah yang berjumlah empat belas ruangan terendam lumpur.

Banjir lumpur yang terjadi senin pagi kemarin juga merusak sebagian besar fasilitas sekolah, mulai dari alat tulis menulis, buku pelajar, komputer dan ratusan alat mobiler terendam lumpur. Akibat banjir lumpur, pihak sekolah terpaksa menghentikan proses belajar mengajar dengan kerja bakti bersama membersihkan sekolah dan ruangan kelas

Banjir lumpur yang terjadi merupakan banjir kiriman dari kabupaten sidarap, setelah salah satu daerah di dengeng dengeng kecamatan Pituriase kabupaten sidrap mengalami longsor karena terjadinya penggundulan hutan akibat adanya pembukaan lahan perkebunan. (Naufal)

 


Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment