OPERASI GABUNGAN PENEGAKAN PROTOKOL KESEHATAN KOTA BANJAR, LIBATKAN UNSUR PEMERINTAHAN DAN MASYARAKAT

(IndonesiaBangkit.Net, Banjar) – 25 September 2020 – Guna lebih mendisiplinkan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, tim gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, DISHUB, FPRB (Forum Pengurangan Risiko bencana), dan perangkat daerah lainnnya menggelar operasi gabungan pada Kamis malam ( 24/9/20).

Melihat keadaan di beberapa kota atau daerah yang posisinya melandai dari paparan Covid-19, kadang membuat masyarakat merasa sudah normal, sehingga masyarakat tidak disiplin dan ada peningkatan terhadap penyebaran kasus covid-19. Demikian juga yang terjadi di Kota Banjar, sejak sepekan ini kasus positif covid-19 terus bertambah.

Kepala Satuan Pamong Praja Provinsi Jawa Barat, Muhamad Ade Afriandi yang datang ke acara operasi gabungan mengatakan, saat sekarang operasi gabungan sangat diperlukan untuk mengingatkan kembali masyarakat untuk protokol kesehatan.Dan pemberian sanksi kepada yang melanggar protokol kesehatan. “Sesuai Pergub No 60 tahun 2020, untuk sanksi administrasi terhadap pelanggar protokol kesehatan, terdiri dari sanksi ringan seperti menyanyikan lagu kebangsaan, sanksi sedang berupa,dorong motor dan push up, orasi di atas mobil, berat berupa denda, “jelasnya.

Diharapkan dengan adanya operasi pengetatan pendisiplinan terhadap protokol kesehatan, masyarakat semakin tumbuh kesadaran untuk mengetahui pandemi covid-19, patuh terhadap protokol kesehatan hingga tidak ada keluarga yang terpapar covid-19. Dari Banjar Jawa Barat Cucu Agus Lesmana untuk Indonesia Bangkit Network.


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment