(IndonesiaBangkit.Net, Aceh Utara) Rumah tahanan rutan Lhoksukon Aceh Utara telah melebihi kapasitas (Over Capacity), selayaknya 70 orang namun kini di huni kurang dari empat ratus orang dimana sebahagian  tidur dilantai ruangan, Kepada IndonesiaBangkit.Net, Kalapas mengatakan pihaknya telah mempersiapkan lahan tinggal namun masih menunggu pembangunan Lapas dari pemerintah .

Di lahan 45 x 45 meter inialah keberadaan lapas Aceh Utara, tepatnya di tengah pemukiman penduduk kampung baru pusat kota Lhoksukon berada. Tercatat seluruh ruangan tahanan sudah melebihi kapasitas tamping, sehinga para napi harus tidur di lantai bahkan sebahagian ada yang memanfaatkan kamar mandi sebagai tempat tidur. Ada lagi napi yang memanfaatkan lorong jalan sebagai untuk tempat tidur, dimana di ruang tahanan  sudah tidak  tertampung lagi  para penghuni.

Hal ini dikonfimrasi oleh kalapas lhoksukon, Effendi yang mengakui ini sudah tidak manusiawi namun  pihaknya hanya sebagai petugas yang menjalankan amanah. Sedangkan untuk urusan tempat  merupakan tanggung jawab pemerintah untuk membangun.

Kondisi ini diakui sangat rawan ditengah memicu kericuhan dan protes dari para tahanan karena keterbatasan sarana  sehingga pembinaan terhadap napi sulit di lakukan. Pemerintah setempat telah menghibahkan  lahan seluas 5 hektar namun setelah sepuluh tahun lalu di berikan lokasi tanah tersebut belum juga di bangun.

Yang paliung mengkhawatirkan adalah disaat adanya seorang yang menderita penyakit menular seperti TBC, pihaknya sempat kebingungan karena keterbatasan ruangan sehingga penderita harus bergabung bersama dengan napi sehat. (Bang Pon)


Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment