MENSOS SAKSIKAN 500 KELUARGA MISKIN KOTA JOGJAKARTA CAIRKAN BANTUAN PKH

(IndonesiaBangkit.Net, Umbulharjo) -15 November 2017 -Sebanyak 500 keluarga miskin Kota Jogja secara bersamaan mencairkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial, di halaman Balai Kota Jogja, Rabu (15/11/2017). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Dalam pencairan PKH tahap keempat ini, keluarga penerima manfaat (KPM) berasal dari Kecamatan Umbulharjo sebanyak 270 keluarga, dari Kotagede sebanyak 160 keluarga, dan Gondokusuman sebanyak 70 keluarga. Sedangkan untuk pencairan kecamatan lain ditargetkan rampung akhir November ini.

“Penerima PKH, tiap orang mendapat Rp1,89 juta, tapi bagi keluarga yang memiliki lansia atau penyandang disabilitas setahun mendapat Rp2 juta,” kata Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi.

Di Kota Jogja, tercatat total ada 11.953 keluarga penerima PKH tahun 2017. Sedangkan jumlah keluarga penerima BPNT tercatat 17.634 keluarga. Setiap penerima berhak atas bantuan beras 20 kilogram kualitas medium dan empat kilogram gula pasir.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan pada 2018 jumlah KPM bantuan sosial berjumlah 10 juta. Angka ini turun sebanyak 5,5 juta dari 15,5 juta dan selanjutnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Kemensos pun minta semua daerah untuk melakukan perbaikan data KPM di wilayahnya masing-masing untuk bisa mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang mulai dibagi Mei 2018.  “Nanti bantuan sosial PKH, BPNT, dan subsidi LPG 3 kg akan digabung,” jelasnya.

Pemerintah pusat nantinya juga akan mengurangi komoditas BPNT yang diberikan. Jika sebelumnya ada empat item, tahun depan hanya dua item yang diberikan yaitu beras dan telur saja. Kebijakan itu berdasarkan survei BPS yang menilai dua komoditi itu merupakan pengeluaran terbesar rumah tangga.

Sementara itu, salah satu warga yang mencairkan bantuan, Nurahmi mengaku ia tiap bulan menerima BPNT sebesar Rp110 ribu yang ditukarkannya dengan sembako. Sedangkan PKH, di tahap akhir ini ia mencairkan Rp500 ribu. “Ini dipakai buat bayar SPP anak sekolah di SMK,” kata warga Umbulharjo ini Ristu Hanafi. (Raya Sanjiwani)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment