MAHASISWA HUKUM ATMAJAYA DATANGI DPRD DIY, AJAK MILENIAL SEBAGAI PELOPOR PERSATUAN BANGSA

(IndonesiaBangkit.Net, Yogyakarta) – 28 September 2019 – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta berkunjung ke DPRD DIY menggelar studi banding dan berdialog dengan tema peran penting milenial dalam perpolitikan Indonesia.Dialog mahasiswa ini diterima Anggota DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Suwanto.

Sekitar 150 mahasiswa tersebut melakukan dialog dipandu pembawa acara Violanda Rahmadani dan dialog domoderatori Yuni Esterina, mahasiswa semester 3 FH UAJY. Tampak hadir juga Ketua Partai Mahasiswa Peduli FH UAJY Aries Christian yang saat ini kuliag semester 3. Mahasiswa yang hadir kompak kenakan jas almamater UAJY.

Eko Suwanto yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta mengatakan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini berkembang sangat pesat. Milenial khususnya dari kalangan mahasiswa sangat mudah mengakses informasi sekaligus ilmu pengetahuan serta mudah mensosialisasikan ide dan pemikirannya.

“Mahasiswa dapat memanfaatkan TIK untuk hal hal yang positif, diantaranya untuk mendapatkan jurnal, buku juga berbagai informasi yang mendukung materi pembelajaran dan penelitian dikampus. Mahasiswa juga dapat secara kreatif menjadi gamers, youtuber, dan konten kreatif lainnya yang dapat bermanfaat secara ekonomi. Di politik, TIK juga dapat dimanfaatkan untuk diskusi dan adu gagasan serta mensosialisasikan ide ide cemerlang mahasiswa Indonesia”, ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Eko Suwanto.

Eko Suwanto menegaskan bahwa milenial memiliki peran dan tanggung jawab dalam perpolitikan, mahasiswa dengan dukungan ilmu pengetahuan, jaringan, sarana prasarana dan TIK dapat memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

“Milenial dapat berperan melakukan pendidikan politik, diantaranya bagi mahasiswa fakultas hukum bisa memberikan pendidikan tentang kesadaran dan ketaatan hukum bagi masyarakat. Kampus dapat lakukan KKN tematik untuk wujudkan masyarakat sadar dan taat hukum. Kedua, milenial dapat berperan wujudkan dunia maya atau sosmed yang keren, yang berbudi pekerti luhur. Bisa dengan literasi digital dan membangun komitmen melawan hoax, fitnah atau hate speech. Milenial juga dapat berperan besar menjadi pemersatu bangsa. Jejaring diperkuliahan maupun disosmed harus diarahkan untuk menjaga Pancasila dan NKRI serta bhinneka tunggal ika”, ujar alumnus MEP UGM Eko Suwanto Sabtu 28 September 2019 di DPRD DIY. (Raya Sanjiwani)


Was This Post Helpful:

1 votes, 5 avg. rating

Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment