(IndonesiaBangkit.Net, Wajo) Banjir disertai material lumpur dilaporkan menerjang tujuh desa dikecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo. Banjir ini mengakibatkan ratusan rumah dan fasislitas umum terendam beberapa di antaranya mengalami rusak berat. Selain kerugian tersebut, banjir lumpur kali ini juga ikut merusak ratusan hektar tanaman padi siang panen milik warga.

Banjir Bandang ini merupakan banjir kiriman dari Kabupaten Sidrap, dimana salah satu pegunungan di desa dengeng dengeng kecamatan pituriase  Kabupaten Sidrap mengalami longsor. Ini mengakibatkan banjir yang disertai lumpur dan batang kayu tersebut hanyut dan menerjang tujuh desa dan kelurahan di kecamatan pitumpanua kabupaten Wajo.


Lokasi Banjir berada di bawah kaki pengunungan desa Lompoloang hingga menjadikan desa Lompolang merupakan desa yang paling parah diterjang banjir. Dari data sementara, tidak kurang dari 150 terendam banjir lumpur, 3 rumah di antaranya mengalami rusak berat dengan ketinggian air mulai 50 centimeter hingga satu meter setengah.

Banjir bercampur lumpur ini di duga diakibatkan terjadinya  penggundulan hutan di didaerah sidrap karena adanya pembukaan lahan. Sehingga saat curah hujan tinggi daerah resapan tersebut tidak mampu lagi menampung air sehingga terjadi longsor dan banjir.(Naufal)


Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment