(IndonesiaBangkit.Net, Cikarang) Pengesahan Undang-Undang Pemilu terakhir ini berdampak pada penambahan kursi legislatif di tingkat kota/kabupaten, termasuk untuk kursi di DPRD Kabupaten Bekasi. Besar kemungkinan, jumlah kursi di DPRD Kabupaten Bekasi akan bertambah dari 50 kursi menjadi 55 kursi di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Penambahan jumlah kursi ini dilihat dari jumlah penduduk di masing-masing wilayah sesuai Undang-Undang Pemilu 2017 Pasal 191. Jumlah kursi paling DPRD kabupaten/kota ditetapkan Paling sedikit 20 kursi paling banyak 55 kursi.

Dengan rincian kabupaten/kota dengan jumlah penduduk sampai 100.000 memperoleh alokasi 20 kursi, lebih dari 100.000 sampai 200.000 orang 25kursi, 200.000 sampai 300.000 orang 30 kursi, 300.000 sampai 400.000 orang 35 kursi, 400.000 Sampai 500.000 Orang 40 kursi, 500.000 sampai 1.000.000 orang 45 kursi, 1.000.000 sampai 3.000.000 orang 50 kursi dan lebih dari 3.000.000 orang memperoleh alokasi 55 kursi.

“Untuk Pileg 2019, ada perubahan alokasi kursi DPRD di kabupaten/kota dari 20 kursi sampai 55 kursi. Tergantung jumlah penduduk di masing-masing daerah,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi Idham Kholik, saat ditemui indonesiabangkit.net di Ruangan Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Senin (18/9).

Aturan tersebut tertuang dalam Undang-undang pemilu pasal 191 tentang alokasi kursi DPRD. Saat Ini, Namun sayang rekapitulasi jumlah penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bekasi tertanggal 5 September 2017 bedasarkan surat No.470/3027/Disdukcapil/2017 berjumlah 2.554.376 jiwa, artinya penambahan alokasi kursi untuk DPRD Kabupaten Bekasi tidak akan bertambah.

Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi I DPRD kabupaten Bekasi Yudi Darmansyah mengatakan bedasarkan data tahun 2016 penduduk Kabupaten Bekasi sebanyak 3 juta lebih, jumlah tersebut bisa menambah alokasi kursi di DPRD.

“Penambahan kursi tersebut agar setiap masyarakat Kabupaten Bekasi punya perwakilan, kalau kursi ini tidak bertambah ada hak masyarakat yang hilang, kami akan menekan ini, kendala Disdukcapil berdasarkan data valid nya penduduk Kabupaten Bekasi masih 2,5 juta jiwa artinya kita masih kurang. Padahal data sebelumnya ini tuh tinggi, artinya ini permasalahan yang harus kita selesaikan,” kata Yudi.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Bekasi Ali Syahbana mengatakan, jumlah penduduk Kabupaten Bekasi 2.554.376 jiwa itu merupakan data dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), untuk penambahan jumlah dirinya tidak bisa melakukan dan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Mendagri.

“Tidak bisa, nanti kita akan ke Mendagri dulu soalnya itu data dari Mendagri nanti kita koordinasi dulu,” kata Ali Syahbana saat ditemui usai rapat di Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi. (Rio)


Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment