KUALITAS AIR YOGYAKARTA MEMBURUK, 3 INSTITUSI DEKLARASI KELOLA AIR BERKELANJUTAN

(IndonesiaBangkit.Net, Yogyakarta) – 19 Desember 2017 -Prihatin akan menurunnya kualitas air di Daerah Istimewa Yogyakarta, 3 Institusi deklarasikan komitmen perbaikan. Deklarasi dimotori, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Fakultas Teknologi Pertanian (KAGAMA TP), Asosiasi Komunitas Sungai Yogyakarta (AKSY) dan Gerakan lrigasi Bersih (GIB).

Mereka mengajak kepada pihak lain untuk berkomitmen mengelola sumber daya air secara berkelanjutan. Sumberdaya air di DIY, berupa mata air, sungai, embung, dan waduk mengalami tekanan kerusakan yang semakin cepat yang disebabkan oleh pembangunan yang tidak mengindahkan kaidah alam.

Dampak negatif telah dirasakan oleh masyarakat yang berada didekat maupun jauh dari sumber air, seperti banjir, longsor, menurunnya ketersediaan air, menurunnya kualitas air, penyumbatan sampah di sungai dan saluran air lainnya.

Guru Besar Teknologi Pertanian UGM Sigit Supatno Arif mengatakan, kondisi sumber daya air, terutama sungai di DIY sudah rusak. “Karena irigasi dari sungai tidak membuat tanaman menjadi tumbuh, tapi malah tidak berkembang,” katanya.

Kearifan Iokal dan filosofi Hamemayu Hayuning Bawana yang mengandung makna menjaga Bawana (dunia) ini tetap Hayu (indah) dan Rahayu (lestari) merupakan filosofi dan ciri khas tata nilai budaya Yogyakarta yang bersifat universal, komprehensif, holistik, dan selaras, sangat relevan untuk dikedepankan dalam mengatasi permasalahan dalam pengelolaan sumberdaya air di Daerah lstimewa Yogyakarta. (Raya Sanjiwani)


Was This Post Helpful:

1 votes, 3 avg. rating

Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment