KOELANOEWOEN PERTH KARYA ANAK BANGSA MENDAPAT HATI DI PERTH AUSTRALIA

(IndonesiaBangkit.Net, Perth) – 6 Agustus 2018 – Satu lagi Karya anak negeri kini banyak mendapat tempat dihati dunia, lewat karya yang unik nan kreatif, diantaranya seni Batik tulis atau handmade. Lewat rancangan busana Koelanuwoen Perth, Karya batik handmade khas Sogan Batik kampung Rejodani Sleman ini menjadi satu-satunya karya anak negeri yang diundang secara khusus dalam perhelatan fashion show di Perth Australia.

Koelanoewoen Perth menyampaikan pesan bahwa di dalam setiap coretan motifnya menggambarkan tentang Islam sebagai agama perdamaian, keindahan Islam, hingga perempuan Islam yang sama hak nya bahkan mendapat penghormatan tinggi dan mulia. Dalam bahasa Jawa, kata Koelanoewoen yang dibaca Kulonuwun memiliki dua suku kata yakni Kula yang berarti saya, dan nuwun yang artinya permisi bisa juga berarti harapan, dan menjadi satu sapaan ramah dan hormat untuk masuk kedalam satu rumah atau wilayah. Sebagai bahasa sapaan atau salam yang selalu diucapkan saat masuk bertandang ke rumah atau tempat orang lain, sekaligus identitas kesopansantunan orang Jawa, maka karya batik handmade Sogan Batik ini diharapkan menjadi karya yang bisa diterima di negeri Kanguru, Australia.

Iffah M Dewi, owner Sogan batik diterima sangat baik di Perth Australia saat menampilkan designnya pada acara launching event Modest Fashion Australia (MFA) event sabtu 4 Agustus 2018. Terinspirasi dari kisah sejarah Islam di Australia yang dibawa oleh nelayan dari Makasar dan berakar dari Majapahit. Iffah mengkombinasikan batik motif khas Jawa dengan motif khas aborigin, tetap desain bernuansa etnik namun tetap modest (tertutup) yang sesuai dengan tuntunan berbusana dalam Islam. Selain itu, Iffah juga menggambarkan betapa indahnya ajaran kebaikan yang ada didalam Islam, antara lain Islam menentang terorisme, tentang fair trade, sedekah, Qur’an yang menjawab seluruh pertanyaan dalam hidup kita, dan lain lain.

Dewi Tobing dari Konsulat Jendral Republik Indonesia di Perth, dalam penilaiannya mengapresiasi MFA yang membawa desinger Indonesia yang menjadi perintis bagi desiner lain dan kolaborasi ini bisa membawa hubungan lebih kuat antara Indonesia dan Australia. Dia juga berharap desain Koelanoewoen Perth ini bisa diterima dipasar Australia yang begitu mencintai model fashion tersebut.

Koelanoewoen Perth ini merupakan ungkapan “Kusapa Perth” dengan kisah tentang indahnya Islam , Majapahit, Makasar dan pesisir Marege, tanah kuno di daratan Australia. Ada sepuluh karya Koelanoewoen Perth, yang masing masing menceritakan kisah tersendiri yakni : Pesisir Marege, Nustralian Loose Tops & Nelayan Dress, The Macassans Blazer&Marege Saroong, Majapahit Loose Tops&Shahadah Saroong, Boomerang Caftan, Fraction Tunic, Sama Longcoat, Rejodani Dress, Motif Why I’m Here Dress, Wafe Tunic&Akhlaq Saroong. (Raya Sanjiwani)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment