Mudij

(IndonesiaBangkit, Pangkalan Bun) – Pada angkutan lebaran Idul Fitri Tahun ini, diprediksi banyak penumpang yang tidak terangkut.

Hal itu dikarenakan ada kapal milik Pelni yakni KM Egon yang sudah tidak melayani lagi tujuan Pelabuhan Panglima Utar Kumai.

Penghentian beroperasinya KM Egon tujuan Kumai ini berdasarkan surat dari managemen Pelni pusat dan diteruskan PT Pelni perwakilan Pangkalan Bun ke KSOP Kumai, bahwa sejak Tanggal 7 April 2016 KM Egon tidak melayani trayek Kumai.

Dikatakan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Kumai, Junaidi, dengan tidak adanya KM Egon melayani Trayek Kumai dan tidak ada penggantinya, maka akan semaki menyulitkan masyarakat Kotawaringin Barat dalam angkutan Barang dan angkutan orang dari dan ke Pelabuhan Kumai.

Terlebih dalam menjelang angkutan lebaran Idul Fitri, maka kemungkinan banyak masyarakat pemudik yang tidak terangkut, jelas Junaidi.

“Logika sederhana saja, dengan adanya KM Egon saja, angkutan lebaran masih kewalahan, apalagi tanpa Egon maka akan semakin kewalahan dalam menampung calon penumpang, terlehih dengan tidak adanya kapal pengganti,” ujar Junaidi.

Dijelaskan Junaidi, bahwa angkutan lebaran kemungkinan besar akan dilaksanakan pada H-18 atau 18 Juni sampai dengan 5 Juli 2016 ini, dan pihaknya telah menyurati Dirjen Perhubungan Laut, terkait dengan tidak beroperasinya KM Egon tanpa adanya pengganti, maka diminta penambahan prekuensi call.

Seperti KM Kelimutu, yang biasanya 4 call dalam sebulan, diminta menjadi 8 call tujuan Semarang-Kumai PP dan KM Leuser menambah trayek Kumai-Surabaya, sedangkan KM Awu tetap 2 call.

Untuk Tahun 2015 jumlah penumpang angkutĂ n lebaran, terangkut 28.249 orang dengan 21 call, kapal Pelni 9 call dan kapal Dharma Lautan Utama sebanyak 12 call dan akan mengalami kenaikan pada angkutan lebaran Tahun 2016 ini sebanyak 10 persen. (Igo)


Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment