HUJAN DERAS TURUN DI PANGKALAN BUN, TITIK KEBAKARAN LAHAN BERKURANG

(IndonesiaBangkit.Net, Pangkalan Bun) – Cuaca dengan hujan intensitas ringan hingga lebat setiap harinya selalu melanda Kabupaten Kotawaringin Barat dan sekitarnya, sehingga kebakaran hutan dan lahan berkurang. Bahkan dalam sehari ini saja Jum’at (31/08) telah terjadi hujan di daerah Kumai, Pangkalan Bun, Manis Mata (Kalbar), Balai Riam, Nanga Bulik dan Arut Utara berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Iskandar Kotawaringin Barat.

Hal itu berdampak pada berkurangnya kerja dari Heli Water Boombing yang sudah beroperasi sejak akhir Juli hingga akhir Agustus 2018 ini, yang biasanya memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Kalteng.

Komandan Satgas Udara Karhutla Kalteng, yang juga Komandan TNI AU Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Letkol Pnb. Ade Fitra, bahwa saat ini Kalteng diuntungkan dengan terjadinya hujan sedang hingga lebat di wilayah Kalteng umumnya dan khususnya di Kobar setiap harinya.

“Dampaknya hampir tidak adanya kebakaran lahan, kecuali yang terjadi di Pantai Lunci Kabupaten Sukamara, dan satu pesawat Heli Water Boombing beroperasi kearah sana,” ujar Letkol Pnb. Ade Fitra kepada sejumlah awak media usai caffee morning, Jum’at (31/08) di lapangan Volly Ball Lanud Iskandar Pangkalan Bun.

Dijelaskannya, karena berkurangnya karhutla tersebut, satu buah heli water boombing di Pangkalan Bun dan dua buah di Palangka Raya, ditarik ke Pontianak untuk memadamkan karhutla di wilayah Kalbar yang terlihat banyak hotspotnya.

Sehingga, lanjutnya, untuk heli water boombing hanya tersedia dua saja, yakni di Pangkalan Bun dan Palangka Raya, untuk memadamkan karhutla bagian barat dan timur Wilayah Kalteng, dan semoga saja, karhutla berkurang dan bahkan tidak ada lagi. (One)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment