DRIVER ONLINE YOGYAKARTA, GRATIS UJI SIM A UMUM DAN PEMBUATAN KIR

(IndonesiaBangkit.Net, Yogyakarta) – 24 Maret 2018 – Keluarnya Peraturan Menteri Perhubungan nomor 108 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor memicu pro kontra. Bagi pengemudi Taxi Online yang dibenarkan salah satu diantaranya yakni pengemudi taksi online harus mempunyai SIM A Umum. Uniknya, penerbitan Permen perhubungan ini dibarengi juga dengan pemberian fasilitas kepada para pengemudi taxi online dengan menggratiskan pembuatan SIM A umum hingga biaya uji KIR untuk mobil yang akan digunakan untuk taxi online.

“Kita fasilitasi dengan membuat SIM A Umum dan uji KIR kendaraan secara gratis yang biayanya ditanggung penuh oleh Kementerian Perhubungan. Pengemudi taxi online tinggal mendaftar ke petugas Dinas Perhubungan Provinsi masing-masing dan bisa langsung membuat SIM A Umum melalui prosedur kepolisian dengan tes dan lain – lain serta uji KIR kendaraan secara gratis,” ujar Staf Ahli Menhub Bidang Logistik dan Multi Moda, Kementerian Perhubungan RI, Cris Kuntadi usai meninjau pembuatan SIM A Umum untuk pengemudi taxi online di Satpas Polres Bantul, Yogyakarta, Sabtu 24 Maret 2018.

Dengan adanya fasilitasi ini maka tidak ada lagi alasan bagi para pengemudi taxi online untuk berdemo menolak pembuatan SIM A Umum dan uji KIR ataupun enggan untuk mendaftar pembuatan SIM A Umum dan uji KIR gratis. “Kalau misalnya buat sendiri SIM A Umum itu habis diatas Rp 1 juta karena membayar kesehatan, membayar ujian simulasi, membayar LPK untuk mendapatkan sertifikat layak mengemudi dan persyaratan lainnya yang harus dilalui,” tambahnya.

Meski semuanya gratis imbuh Kuntadi, namun untuk tahapan pembutan SIM A Umum harus mengikuti aturan yang ada dari pihak kepolisian karena kewenangan pengeluaran SIM A Umum itu kewenangan kepolisian dimana pemohon Sim A Umum harus lulus tes seperti pemohon SIM pada umumnya.

” Ketika saya lihat animo pengemudi taxi online yang mendaftar untuk membuat SIM A Umum di Satpas Polres Bantul cukup tinggi. Dari kuota 150 peserta sudah lebih dari 100 yang mendaftar di dua hari pendaftaran pembuatan SIM A Umum gratis untuk pengemudi taxi online,” ungkapnya. Antusiasme pengemudi taksi online untuk mendapatkan SIM A Umum gratis tidak saja di wilayah Yogyakarta namun di daerah lain terutama di kota-kota besar juga sangat tinggi bahkan melebihi dari kuota yang disediakan untuk mendapatkan SIM A Umum gratis.

Kepada IndonesiaBangkit.Net,
Kanit Regident Satlantas Polres Bantul, Iptu Sutrisno mengatakan pada dasarnya pembuatan SIM A Umum yang digratiskan oleh Kementerian Perhubungan tak berbeda dengan pembuatan SIM A Umum yang dilakukan oleh secara mandiri atau perorangan dan harus melalui tahapan yang sudah ditetapkan bagi calon pembuat SIM A Umum baru. “Demikian pula bagi pemilik SIM A yang mau ganti ke SIM A Umum minimal usia SIM A sudah lebih dari satu tahun baru bisa di proses dengan melampirkan berbagai syarat lainnya. Namun demikian khusus SIM A Umum harus ditambah melampirkan surat lulus uji psikologi dan uji simulator,” Ujar Iptu Sutrisno.

Setelah persyaratan terpenuhi, maka pemohon SIM A Umum bisa melakukan pendaftaran SIM A Umum dengan membeli formulir pendaftaran SIM A Umum seharga Rp 120 ribu, tes kesehatan, ujian tertulis hingga ujian praktek. Jika semua tahapan dinyatakan lulus maka tinggal pengambilan foto dan pencetakan SIM A Umum. “Prosesnya hampir sama, hanya yang membedakan ada tes psikologi dan uji simulator yang di Yogyakarta hanya bisa dilayani di Ditlantas Polda DIY,” Jelas Kanit Regident Satlantas Polres Bantul.

Gozali salah satu pengemudi online yang mengetahui adanya subsidi dari kementerian perhubungan ini langsung mendatangi Polres bantul untuk mendaftarkan diri membuat SIM A umum. Gozali mengaku sangat terbantu dengan kebijakan yang dilakukan oleh Kemenhub yang tidak hanya membuat aturan namun juga memberikan solusi bagi pengemudi taxi online. (Raya Sanjiwani)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment