CEGAH PENYEBARAN COVID 19, PONPES AL IMAN FASILITASI 60 BUS UNTUK PEMULANGAN 2500 SANTRI

(IndonesiaBangkit.Net) – 14 Mei 2020 & Pondok pesantren (Ponpes) AL-Iman Bulus, Gebang Kabupaten Purworejo memulangkan ribuan santri ke daerah asal masing-masing untuk meminimalkan risiko penularan Corona COVID-19. Para santri yang pulang difasilitasi puluhan bus dari pondok pesantren.

Saat ditemui tim (indonesiabangkit.network) Aziz Kepala Pondok Pesantren mengatakan ribuan santri ini dipulangkan dan difasilitasi sebanyak 60 bus dari pondok pesantren. Penjemputan oleh bus ini tidak dilaksanakan di pondok pesantren melainkan di makam Tjokronegoro dan di jalan sekitar pondok pesantren yang berjarak kurang lebih 500 Meter dari pondok induk. “Untuk yang pagi ini pemulangan santri untuk luar daerah Purworejo meliputi Kebumen, Banyumas, Cilacap, Magelang, Wonosobo dan sekitarnya.

Aziz menambahkan untuk daerah Purworejo sendiri karena banyaknya santri maka akan dilakukan pada pukul 13.00 WIB. Jumlah santri di pesantren tersebut mencapai 2500-3000 an santri putra dan putri. Setiap satu bus akan didampingi oleh pengurus pondok yang akan mengantarkan santfi sampai tempat tujuan. “Di perbatasan yang wilayahnya dilakukan PSBB kita sudah berkoordinasi dengan polres untuk diadakan pengawalan bus santri ini,” katanya.

Sebelum dipulangkan santri menjalani pemeriksaan dari puskesmas Gebang serta penyemprotan desinfektan guna mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Sebelumnya santri Ponpes Al-Iman telah mengisolasi mandiri selama kurang lebih satu bulan di pondok pesantren.

“Sementara ini keadaan santri dari bulan Sya’ban sudah kita isolasi mandiri di pesantren, santri dilarang keluar maupun masul pondok pesantren dari pemeriksaan juga tidak ditemukan suhu tubuh yang melebihi batas normal,” katanya. Dirinya menambahkan para santri yang dipulangkan tersebut boleh kembali lagi kepondok pesantren pada 20 Syawal jika tidak ada perubahan jadwal. Jadwal kembalinya santri tersebut juga akan disesuaikan lagi jika kondisi Pandemi Virus Covid-19 masih membahayakan.

Dina Nadzifah, pengurus pondok pesantren yang ikut mengawal santri menjelaskan bahwa yang dipulangkan mayoritas dari berbagai kota di Jawa. Sedangkan santri yang berasal dari luar Jawa seperti Sumatra, Kalimantan, Papua dan lain sebagainya disarankan untuk tidak pylang ke rumahnya melainkan pulang ke rumah saudaranya yang berada di Jawa.

“Untuk yang selain Purworejo kita jadwalkan jam 07.00 WIB sedangkan santri yang berasal Purworejo kita jadwalkan nanti Jam 13.00 WIB, banyak yang dari luar jawa kita sarankan kerumah saudaranya, tapi jika ada orang tua yang memaksa pulang, tetap kita persilahkan tapi ijin tembusan ke kepolisian dari orang tua sendiri. Dari Purworejo Jawa Tengah Suryanedi untuk Indonesia Bangkit Network.


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment