BEDOG MANUR, POTENSI KERAJINAN LOKAL DESA CIBEUREUM, BANJAR, JAWA BARAT

(IndonesiaBangkit.Net, Banjar) – 24 Agustus 2018 – Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, memiliki potensi kerajinan lokal yang bisa menjadi produk unggulan, yaitu Bedog Manur (Manuk Janur), merupakan kerajinan asli dari Desa tersebut. Bedog Manur, memiliki Ciri Khas yang unik dari bedog lainya. Ciri khas Bedog Manur, terlihat dariĀ  gagangnya. Gagang Bedog Manur, menyerupai manuk janur, yang terbuat dari tanduk kerbau, sehingga menjadi nilai artistik yang tinggi.

Pengrajin Bedog Manur tersebut bernama Radianto (54) warga asli Desa Cibeureum. Ia menekuni pembuatan Bedog Manur tersebut, baru beberapa bulan kebelakang, namun Ia sangat trampil dan lihai saat mengolah besi baja menjadi Bedog Manur dan perkakas rumah tangga lainya. Di Lingkungan Dusun Pasirnagara, RT 11, RW 03, Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, lokasi Pandai Manur tempat ia membuat Bedog Manur. Ia bekerja sejak pagi hingga sore hari, dengan dibantu oleh 2 orang rekanya.

Menurut Obet (Sapaan Khas Radianto), untuk membuat bedog diperlukan waktu 1,5 hari dalam proses penyepuhan atau pembuatan mata bedognya, sedangkan untuk menyelesaikan bedog utuh, ia tidak bisa memastikan, karena masih minimnya bahan. “Karena bahan baku untuk gagangnya itu susah, jadi kadang waktunya cukup lama untuk merampungkan 1 buah bedog. Ungkapnya sejumlah awak media saat Kegiatan Media Saba Desa, Jum’at (24/08/2018).

Obet, mendapatkan bahan untuk pembuatan gagang dan serangka atau wadah bedog sendiri dari daerah luar Kota Banjar. Kalau gagang terbuat dari bahan tanduk, kita pesen dari Daerah Toraja, sedangkan serangka atau wadah, kita membuat dari kayu yang berasal dari Daerah Cijulang, Selain menunggu barang yang lama, proses pembuatan gagangnya, memakan waktu yang lama karena gagangnya harus diukir dengan motif Manur Imbuhnya.

Dalam sebulan Obet, bisa membuat 25-30 buah bedog, yang dijual dengan harga sekitar Rp. 350.000,- sampai dengan Rp. 700.000,-. “Ya kalau harga sih gimana bentuknya, ada yang biasa ada juga yang eksklusif sampai dijual dengan harga sekitar Rp. 700.000,- namanya bedog Balik Mipih.” Terangnya. Obet, menjual Bedog yang ia buat masih dilokalan sekitar wilayah Kota Banjar, dan sementara yang dari luar Kota kalau ada yang memesan saja, dan pernah juga ia membuat bedog pesanan dari Walikota Banjar, dan Ketua DPRD Kota Banjar.

Kepala Desa Cibereum Yayan Sukirlan, usai kegiatan Media Saba Desa, mengatakan Bedog Manur merupakan produk asli dari Desa Cibeureum, hasil kreatifitas dari masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian lebih. “Sudah Sepatutnya kami selaku Pemerintahan Desa, harus merangkul mereka, Pengrajin senjata untuk alat-alat rumah tangga harus mendapatkan perhatian lebih. Ia berharap, Bedog Manur akan menjadi produk unggulan hasil kerajinan masyarakat dari Daerah Desa Cibeureum, dan lebih jauhnya menjadi produk unggulan Kota Banjar. Harapnya. (Cucu Agus Lesmana)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment