AIRLANGGA DIDOAKAN KADER DAN SIMPATISAN DI IMOGIRI UNTUK PIMPIN PARTAI GOLKAR

(IndonesiaBangkit.Net, Imogiri) – 10 Desember 2017 – Ribuan warga dan simpatisan partai golkar se DIY menghadiri acara deklarasi sekaligus pengajian dan doa bersama untuk Airlangga Hartanto untuk maju sebagai calon ketua umum partai Golkar. Acara yg digelar di Gandung Pardiman Center di Imogiri Bantul Yogyakarta didukung 34 DPD se Indonesia.

Jajaran DPD masing masing propinsi se Indonesia tersebut juga mendorong dilakukannya Munaslub pasca ditahannya Setyo Novanto oleh KPK. Deklarasi mencalonkan Erlangga Hartanto untuk mewujudkan GOLKAR BERSIH MERAKYAT DAN AMANAH. Airlangga dianggap mampu menyelamatkan partai berlambang pohon beringin sekaligus menntargetkan Golkar di posisi ke dua pada Pemilu 2019 mendatang.

Ketua Dewan Pertimbangan DPD 1 DIY Gandung Pardiman menegaskan dengan deklrasi ini untuk mempercepat Munaslub merupakan tanggung jawab Moral partai Golkar yang telah teruji dari masa ke masa dalam mengedapankan Aspek kebersamaan dan kualitas partai Golkar termasuk moralitas partai yang merupakan suara hati seluruh rakyat.

Menteri Perindustrian itu mengklaim sudah didukung oleh seluruh Dewan Pimpinan Daerah {DPD)  tingkat I dan 60 persen lebih  DPD tingkat II di seluruh Indonesia. Selain itu delapan dari sepuluh  organisasi di bawah partai itu sudah menyatakan mendukung dia menjadi ketua umum Golkar.

“Partai Golkar bukan milik keluarga, bukan milik dinasti. Partai ini milik masyarakat, segala keputusan dilakukan secara demokratis,” kata Airlangga saat deklarasi kader Golkar untuk dukungannya menjadi ketua umum di Imogiri, Bantul, Sabtu, 9 Desember 2017.

Ia menyatakan, munaslub merupakan usulan publik, tentunya saat itu akan dibuka pencalonan sebagai ketua umum. Tidak akan ada munaslub lampa kontestasi sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang berlaku. Posisi Golkar kepada pemerintah saat ini yaitu tetap mendukung pemerintah. Juga dukungan kepada Presiden Joko Widodo menjadi calon Presiden pada 2019.

Dedi Mulyadi, ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat menyatakan, pemilihan ketua umum misalnya dengan aklamasi bukan berarti tidak calon lain. Sehingga dalam munaslub, pemilihan ketua umum dilakukan secara demokratis. “Pemilihan dengan aklamasi bukan berarti tidak ada calon,” kata dia. (Raya Sanjiwani)


Was This Post Helpful:

0 votes, 0 avg. rating

Tags:
Share:

Mr Indo Bangkit

Leave a Comment